Koleksi Baru


Direktori


Image (105) Image (109)Image (47) 2 3 4

 

 

 
 
 

 

Image (14)

 

 

 

 

 

 

 

 


 Prospek Bisnis


 Image (81) Image (61) Image (50) Image (120) Image (104) Image (121)

 

Image (117)

Image (107) Image (82)

 

 

 

 

 

 

 

 

1Image (53)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Kerja Sama Perdagangan


Image (19) Image (28) Image (33)

 

Image (110) Image (101) Image (106) Image (132) Image (131) Image (129) Image (179) Image (58)   Image (66)Image (7) Image (91)

 Image (74)

 

 

 


Umum


Image - Copy Image (100) Image (108) Image (103) Image (119) Image (118) Image (138) Image (134) Image (13)  Image (128) Image (153) Image (152) Image (151) Image (150) Image (148) Image (169) Image (168) Image (166) Image (167) Image (163) Image (158) Image (159) Image (187) Image (189) Image (156) Image (157) Image (186) Image (178) Image (176)  Image (175) Image (174) Image (29) Image (59) Image (55) Image (52) Image (89) Image (85) Image (86)  Image (99)

     Image (41) Image (5) Image (84) Image (93) Image (68) Image (6) Image (62) Image (5) Image (177) Image (147) Image (149)

Perpustakaan Kemendag Raih Akreditasi “B”

Jakarta, 24 Februari 2016 – Perpustakaan Kementerian Perdagangan memperoleh nilai 76-90 dan meraih akreditasi “B”. Predikat ini disematkan oleh Perpustakaan Nasional RI. “Perpustakaan Kemendag akan terus berupaya menyelenggarakan pelayanan informasi publik yang berkualitas bagi masyarakat,” tegas Kepala Pusat Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan Ani Mulyati, Rabu (24/2).

Ani Mulyati menegaskan, akreditasi yang disematkan tersebut merupakan bukti komitmen Kemendag dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Perpustakaan Kemendag. “Kami akan menjaga amanah ini dan tetap konsisten menjaga kualitasnya,” tegas Ani.

Ani mengungkapkan, akreditasi tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan perpustakaan sesuai standar tata kelola perpustakaan. Akreditasi itu telah sesuai standar akreditasi yang tertuang pada Pasal 18 UU No. 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, bahwa setiap perpustakaan dikelola sesuai dengan standar nasional perpustakaan (SNP).

Akreditasi Perpustakaan Kemendag dilaksanakan pada 14 Desember 2015 dan telah melewati serangkaian proses penilaian yang mensyaratkan ketersediaan semua bukti fisik data dan informasi perpustakaan. Selama proses, Perpustakaan Kemendag harus dapat menjelaskan semua bukti fisik tersebut dan memberikan bantuan teknis kepada Tim Penilai dari Perpustakaan Nasional.

“Komponen dan indikator penilaian akreditasi meliputi layanan perpustakaan dan kerja sama, koleksi perpustakaan, pengorganisasian materi perpustakaan, sumber daya perpustakaan, gedung dan ruangan, anggaran, manajemen, serta perawatan koleksi,” papar Ani.

Selain harus menunjukkan konsistensi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, Perpustakaan Kemendag juga diharapkan semakin dikenal dan menjadi rujukan pengembangan perpustakaan di daerah.

Dari seluruh perpustakaan di DKI Jakarta, pada 2015 ini Perpustakaan Nasional memberikan akreditasi kepada 21 perpustakaan, meliputi Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus. Perpustakaan Kemendag yang masuk kategori perpustakaan khusus ini menjadi salah satu dari 15 perpustakaan yang sukses memperoleh akreditasi ‘B’.

Koleksi Perpustakaan Kemendag

Perpustakaan Kemendag yang dikelola Pusat Humas Kemendag memiliki luas sekitar 675 m2 dan didesain dengan interior modern yang nyaman telah diresmikan Menteri Perdagangan pada 2014. Ani menjelaskan, saat ini Perpustakaan Kemendag telah memiliki koleksi sekitar 12 ribu eksemplar yang terdiri dari 6.486 judul buku-buku perdagangan, ekonomi, psikologi, IT, manajemen, marketing, desain, ensiklopedia, novel, dan lain-lain yang dapat dinikmati pengunjung. Bagi mahasiswa dan masyarakat umum, buku-buku tersebut hanya dapat dibaca di perpustakaan. Perpustakaan Kemendag juga telah berlangganan e-books dari Cambridge dan Gale, serta e-journals dari EBSCO yang dapat diakses langsung masyarakat dan pengunjung umum dengan meminta ID dan password kepada pustakawan. Sedangkan pegawai Kemendag dapat mengakses e-books dan e-journals melalui jaringan intranet. Para pengunjung perpustakaan pun dapat menggunakan fasilitas komputer yang tersedia sebanyak lima unit yang terkoneksi ke internet.

Selain itu, lanjut Ani, Perpustakaan Kemendag juga telah memanfaatkan penggunaan teknologi Radio-Frequency Identification (RFID) untuk sistem layanan peminjaman dan pengembalian buku. Dengan sistem ini, pegawai Kemendag dapat meminjam secara mandiri melalui komputer self service dan mengembalikan melalui kotak book drop.

Perpustakaan Kemendag dapat dimanfaatkan pada jam operasional Senin-Kamis mulai pukul 08.30 – 16.00 WIB dan Jumat 08.30-11.30 WIB dan 13.00-16.30 WIB. Pengunjung dapat langsung mengunjungi lantai 3 Gedung Utama Kemendag.

“Kami berupaya terus mempromosikan eksistensi Perpustakaan Kemendag. Dengan predikat ‘B’ ini, kami mengharapkan Perpustakaan Kemendag lebih dapat dimanfaatkan secara optimal baik oleh pihak internal Kemendag, mahasiswa, atau masyarakat umum,” pungkas Ani.

Bedah Buku “My Own World 1: Human and Animal”

Bedah buku “My Own World 1: Human and Animal”  diselenggarakan oleh Perpustakaan Kementerian Perdagangan pada tanggal 25 November 2015 di Ruang Dahlia Gedung 1 Kementerian Perdagangan. Maksud dan tujuan acara ini diselenggarakan adalah memberikan wadah dalam mengekspresikan diri, meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas, serta memberikan alternatif lain dalam memilih kegiatan hiburan yang dapat dilakukan.

Bedah Buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Bedah Buku dibuka oleh Bapak Sudiyatmoko selaku Kepala Bidang Informasi Publik

Peserta yang hadir dalam kegiatan Bedah Buku “My Own World 1: Human and Animal” ini adalah pejabat Fungsional Pustakawan dan para pengelola perpustakaan di Lingkungan Kementerian Perdagangan maupun Perpustakaan Kementerian dan Lembaga Pemerintah di Jakarta, para pejabat Eselon III, dan IV serta staf di Kementerian Perdagangan. Narasumber bedah buku kali ini adalah Tria N. yaitu seorang Content Director di perusahaan jasa konsultan komunikasi MAGNITUDE INDONESIA dan Luqman Hakim Arifin yaitu seorang CEO penerbit buku “My Own World 1: Human and Animal”dengan moderator adalah Dian Vita Sukmaningrum(Co Founder Komunitas Tabrak Warna).

Bedah Buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Pemaparan oleh narasumber

Dalam bedah buku kali ini, tak hanya pemaparan dari narasumber, tetapi peserta juga bisa mencoba untuk praktik secara langsung mewarnai di buku yang dibagikan secara cuma-cuma oleh panitia.

Bedah Buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Peserta mencoba mewarnai

Bedah Buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Sesi mewarnai oleh peserta

Mewarnai adalah salah satu kegiatan hiburan yang menyenangkan. Kegiatan ini tidak hanya dapat dilakukan oleh anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Mewarnai juga menjadi sarana anti stres bagi orang dewasa yang telah terlalu sibuk dalam kehidupan pekerjaan mereka setiap hari. Semangat mewarnai ini menjadi hal yang perlu di tanamkan kembali bagi orang dewasa yang cenderung melupakan hal ini dan menggantinya dengan sibuk dengan gadget mereka masing-masing. Melakukan kegiatan mewarnai bagi orang dewasa juga memberikan ruang me time bagi kita untuk menjadikan kita lebih santai dalam menghadapi masalah yang kita hadapi saat ini.

Bedah Buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Bedah Buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Bedah Buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Bedah Buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Bedah buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Bedah buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Buku mewarnai bagi orang dewasa ini  terinspirasi dari buku berjudul “Secret Garden” yang memasukkan unsur teka-teki didalamnya, tetapi dalam buku ini dibuat berbeda tentunya yaitu dengan menambahkan unsur kata-kata muatiara yang dapat dibagikan kepada orang lain. Buku tersebut dapat diwarnai sesuka hati kita dan juga terdapat kata-kata mutiara di sampingnya sehingga dapat kita bagikan melalui media sosial yang kita miliki untuk orang yang ingin kita tuju atau sekedar membagikannya kepada semua orang. Pemberian kata-kata mutiara tersebut memiliki tujuan agar selain buku tersebut dapat diwarnai tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini yang sangat aktif dalam menggunakan media sosial yang juga memberikan efek bagi penerbit dalam media promosi yang sangat efektif.

Bedah Buku Perpustakaan Kementerian Perdagangan

Peserta memamerkan hasil mewarnai

Seminar “Kemas Ulang Informasi Sebagai Langkah Inovatif Layanan Perpustakaan”

Perpustakaan sangat membantu para pustakawan maupun pengelola perpustakaan dalam menyebarluaskan dengan cepat. Penggunaan media sosial sebagai media promosi perpustakaan memang sangat membantu, tetapi pengolahannya pun harus dilaksanakan dengan baik agar tidak menjadi boomerang bagi pekerjaan kita. Disinilah peran pustakawan sebagai pemegang kendali pelayanan yang ada di perpustakaan menjadi semakin didorong dalam pengembangan promosi perpustakaan yang lebih efektif dan efisien dengan penggunaan media sosial.

Peserta yang hadir dalam Forum Komunikasi Pustakawan ini adalah pejabat Fungsional Pustakawan dan para pengelola perpustakaan di Lingkungan Kementerian Perdagangan maupun Perpustakaan Kementerian dan Lembaga Pemerintah di Jakarta, para pejabat Eselon III dan IV serta staf Pusat Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan. Sedangkan sebagai nara sumbernya adalah Kalarensi Naibaho pustakawan dari Perpustakaan Universitas Indonesia dan Wahid Nashihuddin pustakawan dari Perpustakaan PDII-LIPI dengan moderator adalah Bapak R. Sudiyatmoko (Ka. Bidang Informasi Publik).

Seminar Forkom 8 Oktober 2015

3  5

Peran Serta Perpustakaan Kemendag dalam Pameran Perpusnas pada Tanggal 21-25 Mei 2015

Perpustakaan Kementerian Perdagangan ikut serta dalam pameran Perpustakaan Nasional pada tanggal 21 – 25 Mei 2015. Pameran ini diadakan dalam rangka memperingati ulang tahun Perpustakaan Nasional yang ke 35. Tema yang diangkat kali ini adalah “Perpustakaan dan Seni”. Pengunjung yang ikut dalam pameran ini tidak hanya dari kalangan pegawai Perpustakaan Nasional saja, tetapi juga dari kalangan umum, mahasiswa, dan pengusaha.

DSC_7663Tampilan depan stand Perpustakaan Kemendag

 

DSC_7660Pustakawan sedang menjelaskan kepada pengunjung

IMG_7624Pustakawan sedang menjelaskan kepada pengunjung