Bedah Buku “Memorizing Like an Elephant” di Perpustakaan Kementerian Perdagangan

29 Maret 2018, Perpustakaan Kementerian Perdagangan mengadakan kegiatan bedah buku. Tujuan kegiatan bedah buku adalah untuk meningkatkan promosi perpustakaan agar para pengunjung dapat lebih tertarik dan giat ke perpustakaan untuk memanfaatkan koleksi yang ada sebagai bahan pendukung kerja sehari – hari.

Buku yang dibedah berjudul “Memorizing Like an Elephant #4: For Professionals” yang ditulis oleh Yudi Lesmana seorang master dalam bidang memorizing. Dipilihnya buku ini adalah untuk melatih daya ingat, fokus, dan kreatifitas para peserta.

Di awal acara, Yudi Lesmana memutarkan video perkenalan tentang Indonesia Memory Sport, asosiasi yang beliau dirikan, tempat belajar untuk mengasah memori. Selanjutnya, beliau memberikan simulasi tentang cara mengingat angka, gambar, wajah, dan nama.

Cara untuk mengingat menggunakan metode chain, substitution, association, location, dan imagination. Hal yang paling penting dalam mengingat yaitu perhatian (attention) terhadap apa yang ingin diingat. Rumus long term memory yaitu dengan mengingatnya pada hari ini, 3 hari lagi, seminggu kemudian, sebulan kemudian, dan 3 bulan kemudian.

Yudi Lesmana lebih banyak mengajak para peserta untuk langsung praktek mengingat angka, dan berbagai games lainnya dengan tips dan trik yang diberikan.

Acara berlangsung dengan seru dan sangat terasa antusiasme dari para peserta.

Di akhir acara, juga diberikan kuis dan beberapa peserta mendapat hadiah berupa voucher untuk mengikuti pelatihan Memori di IMSC

Koleksi Baru


Direktori


Image (105) Image (109)Image (47) 2 3 4

 

 

 
 
 

 

Image (14)

 

 

 

 

 

 

 

 


 Prospek Bisnis


 Image (81) Image (61) Image (50) Image (120) Image (104) Image (121)

 

Image (117)

Image (107) Image (82)

 

 

 

 

 

 

 

 

1Image (53)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Kerja Sama Perdagangan


Image (19) Image (28) Image (33)

 

Image (110) Image (101) Image (106) Image (132) Image (131) Image (129) Image (179) Image (58)   Image (66)Image (7) Image (91)

 Image (74)

 

 

 


Umum


Image - Copy Image (100) Image (108) Image (103) Image (119) Image (118) Image (138) Image (134) Image (13)  Image (128) Image (153) Image (152) Image (151) Image (150) Image (148) Image (169) Image (168) Image (166) Image (167) Image (163) Image (158) Image (159) Image (187) Image (189) Image (156) Image (157) Image (186) Image (178) Image (176)  Image (175) Image (174) Image (29) Image (59) Image (55) Image (52) Image (89) Image (85) Image (86)  Image (99)

     Image (41) Image (5) Image (84) Image (93) Image (68) Image (6) Image (62) Image (5) Image (177) Image (147) Image (149)

Perpustakaan Kemendag Raih Akreditasi “B”

Jakarta, 24 Februari 2016 – Perpustakaan Kementerian Perdagangan memperoleh nilai 76-90 dan meraih akreditasi “B”. Predikat ini disematkan oleh Perpustakaan Nasional RI. “Perpustakaan Kemendag akan terus berupaya menyelenggarakan pelayanan informasi publik yang berkualitas bagi masyarakat,” tegas Kepala Pusat Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan Ani Mulyati, Rabu (24/2).

Ani Mulyati menegaskan, akreditasi yang disematkan tersebut merupakan bukti komitmen Kemendag dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Perpustakaan Kemendag. “Kami akan menjaga amanah ini dan tetap konsisten menjaga kualitasnya,” tegas Ani.

Ani mengungkapkan, akreditasi tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan perpustakaan sesuai standar tata kelola perpustakaan. Akreditasi itu telah sesuai standar akreditasi yang tertuang pada Pasal 18 UU No. 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, bahwa setiap perpustakaan dikelola sesuai dengan standar nasional perpustakaan (SNP).

Akreditasi Perpustakaan Kemendag dilaksanakan pada 14 Desember 2015 dan telah melewati serangkaian proses penilaian yang mensyaratkan ketersediaan semua bukti fisik data dan informasi perpustakaan. Selama proses, Perpustakaan Kemendag harus dapat menjelaskan semua bukti fisik tersebut dan memberikan bantuan teknis kepada Tim Penilai dari Perpustakaan Nasional.

“Komponen dan indikator penilaian akreditasi meliputi layanan perpustakaan dan kerja sama, koleksi perpustakaan, pengorganisasian materi perpustakaan, sumber daya perpustakaan, gedung dan ruangan, anggaran, manajemen, serta perawatan koleksi,” papar Ani.

Selain harus menunjukkan konsistensi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, Perpustakaan Kemendag juga diharapkan semakin dikenal dan menjadi rujukan pengembangan perpustakaan di daerah.

Dari seluruh perpustakaan di DKI Jakarta, pada 2015 ini Perpustakaan Nasional memberikan akreditasi kepada 21 perpustakaan, meliputi Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Khusus. Perpustakaan Kemendag yang masuk kategori perpustakaan khusus ini menjadi salah satu dari 15 perpustakaan yang sukses memperoleh akreditasi ‘B’.

Koleksi Perpustakaan Kemendag

Perpustakaan Kemendag yang dikelola Pusat Humas Kemendag memiliki luas sekitar 675 m2 dan didesain dengan interior modern yang nyaman telah diresmikan Menteri Perdagangan pada 2014. Ani menjelaskan, saat ini Perpustakaan Kemendag telah memiliki koleksi sekitar 12 ribu eksemplar yang terdiri dari 6.486 judul buku-buku perdagangan, ekonomi, psikologi, IT, manajemen, marketing, desain, ensiklopedia, novel, dan lain-lain yang dapat dinikmati pengunjung. Bagi mahasiswa dan masyarakat umum, buku-buku tersebut hanya dapat dibaca di perpustakaan. Perpustakaan Kemendag juga telah berlangganan e-books dari Cambridge dan Gale, serta e-journals dari EBSCO yang dapat diakses langsung masyarakat dan pengunjung umum dengan meminta ID dan password kepada pustakawan. Sedangkan pegawai Kemendag dapat mengakses e-books dan e-journals melalui jaringan intranet. Para pengunjung perpustakaan pun dapat menggunakan fasilitas komputer yang tersedia sebanyak lima unit yang terkoneksi ke internet.

Selain itu, lanjut Ani, Perpustakaan Kemendag juga telah memanfaatkan penggunaan teknologi Radio-Frequency Identification (RFID) untuk sistem layanan peminjaman dan pengembalian buku. Dengan sistem ini, pegawai Kemendag dapat meminjam secara mandiri melalui komputer self service dan mengembalikan melalui kotak book drop.

Perpustakaan Kemendag dapat dimanfaatkan pada jam operasional Senin-Kamis mulai pukul 08.30 – 16.00 WIB dan Jumat 08.30-11.30 WIB dan 13.00-16.30 WIB. Pengunjung dapat langsung mengunjungi lantai 3 Gedung Utama Kemendag.

“Kami berupaya terus mempromosikan eksistensi Perpustakaan Kemendag. Dengan predikat ‘B’ ini, kami mengharapkan Perpustakaan Kemendag lebih dapat dimanfaatkan secara optimal baik oleh pihak internal Kemendag, mahasiswa, atau masyarakat umum,” pungkas Ani.